Senin, 30 Juni 2014

[Media_Nusantara] Kristenisasi Melalui Prabowo

 

Kristenisasi Melalui Prabowo 

Embedded image permalink

by @SindikatJogja   

Baiklah..kita mulai...nanti kita akan memakai hastag #KristenisasiPrabowo , Seperti yg kami jelaskan kemaren, ada 2 kelompok yg berada di belakang Prabowo ini, Kami akan membahas tentang kelompok pertama, Kelompok Kristen Kharismatik Menguak Upaya Kristenisasi Melalui Prabowo 

Isu dan fitnah berbau SARA hingga hari ini terus mampir ke kubu Jokowi-Jusuf Kalla. Krn isu tsb begitu masif mengarah ke Jokowi, maka kubu Prabowo-Hatta Rajasa praktis terhindar dari isu2 tsb. Ironisnya, gara2 isu itu, umat Islam di negeri seolah terhipnotis dan kemudian menganggap Prabowo-Hatta bersih

Fakta Prabowo berasal dr keluarga Kristen pun praktis tidak pernah dijadikan isu. Krn kubu Jokowi sptnya teramat santun utk membalas SARA dengan SARA, memang politik yg santun gak boleh bahas SARA. Bahwa penyandang dana Prabowo adlh sang adik, Hasjim, tak pernah ada yg mempersoalkannya, krn memang tidak perlu dipersoalkan. Bahwa di belakang Prabowo banyak cukong non-Muslim tidak ada yg memasalahkan posisi mantan Danjen Kopassus ini 

Ketika si kutu loncat Hari Tanoesudibyo yg jelas2 Kristen menyeberang dari Partai Hanura ke kubu Prabowo jg tidak ada yg ambil peduli. Seolah HT dan juga konco2nya yg Kristen tidak punya agenda khusus, shg tidak pernah menaruh curiga. Hari Tanoe rela kehilangan muka berlabuh ke Prabowo pasti punya agenda khusus

Ingatan umat Islam di sini rupanya teramat pendek. Sblm pileg April lalu, Ketua FPI Rizieq berkoar2 bahwa umat Islam sebaiknya jangan memilih partai yg banyak diisi caleg kafir. Pdhl kalau dilihat dari komposisi, justru Partai Gerindra-lah yg paling banyak mencalegkan orang2 Kristen . Umat Islam di sini menganggap dan terlanjur berparadigma bahwa PDIP-lah yg banyak menyimpan caleg Kristen. Tapi semua itu dilupakan umat Islam, krn mereka rupanya tak pernah belajar bagaimana melawan lupa Kristenisasi Prabowo. Mereka tak pernah berusaha mencari tahu bahwa Hasjim Djojohadikusumo sang donatur adlh sinterklas bagi banyak gereja di Indonesia. Tak terhitung berapa banyak gereja dari berbagai aliran yg dibantu Hasjim. Nilainya tak lagi ratusan juta rupiah, tapi miliaran. Maka jgn heran klo Jacob Nahuway, pendeta Gereja Bethel Mawar Saron di kawasan Kelapa Gading, Jak-ut mati-matian mendukung Prabowo. Ia bahkan tdk malu2 memanfaatkan gerejanya sbg kendaraan politik agar jemaatnya yg jmlnya ribuan mendukung dan memilih Prabowo. Alasan Jacob, sebagaimana sdh banyak ditulis di media sosial dan portal2 berita, sangat sederhana Yaitu : Indonesia membutuhkan pemimpin (presiden) yg tegas dan berani, termasuk nembak orang. Dia tidak mau Indonesia dipimpin presiden sipil yg jg tegas seperti Jokowi...yg dibutuhkan yg otoriter. "Ke depan Indonesia bth presiden yg berani memerintahkan tembak di tempat bagi para pengacau, termasuk kelompok intoleran FPI," katanya

Siapa yg dimaksud Jacob dg kelompok intoleran? Siapa lagi kalau bukan klpk garis keras, seperti FPI. FPI yg selama ini doyan menghalang2i umat Kristen beribadah di ruko (tanpa izin) dan jg tak segan membakar dan menyegel gereja. Maka jgn heran klo klpk Kristen yg beraliran Kharismatik (Pentakosta, Injili, Bethel) berani secara terbuka mendukung Prabowo. Organisasi gereja yg berada di bawah naungan Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga Injil Indonesia belum lama ini .

Sebagaimana diberitakan Vivanews 17 Juni 2014, bahkan merasa perlu mengumpulkan 300 pendeta dlm acara 'Doa Bagi Bangsa' di Jakarta. Di acara itu, para pendeta Kristen Kharismatik berdoa untuk kemenangan Prabowo, FPI PKSejahtera PPP. Ketua Persekutuan Gereja2 dan Lembaga Injil Indonesia, Nus Reimas mengatakan Prabowo mrpkn org yg mampu menjaga pluralisme di Indonesia. Reimas dan para pendeta yg lain sebenarnya punya agenda khusus, yaitu spy kelompok Islam garis keras tidak ganggu mereka

Lho, bagaimana dg partai2 Islam garis keras yg bergabung mendukung Prabowo, bukankah akan menghambat gerakan kristenisasi? Jgn salah sangka, bergabungnya partai Islam (PKS, PAN, PBB dan PPP) ke kubu Prabowo mrpkn jawaban atas doa mereka. Ada ayat dlm Alkitab yg sebutkan bahwa ada saatnya musuh akan datang kepadamu dan engkau akan menakhlukkannya. Logikanya, jika partai2 Islam itu berada di luar kubu Prabowo, maka akan kontraproduktif dan sulit bagi Prabowo untuk menakhlukkannya Bahkan akan mendatangkan masalah jika dg kekuasaannya sbg presiden, Prabowo nekat menumpas Islam garis keras . Oleh sebab itu, cara yg paling ampuh adlh merangkul partai2 islam (PPP, PAN, PKS, PBB) terlebih dahulu 

Salah satu cara utk meruntuhkan dominasi Islam di kubunya adalah dengan uang dan bagi2 kursi. Stlh Islam garis keras yg terwakili di dlm partai2 Islam tunduk, maka mudah bagi Prabowo untuk melakukan gerakan kristenisasi. Di dalam Kristen ada dua aliran besar, yaitu Kristen Kharismatik dan Kristen Tradisional (protestan. Kristen Kharismatik spt yg dianut Jacob Nahuway, Reimas, dan Gilbert Lumaindong yg biasa berceramah berapi2 di RCT. Hari Tanoesudibyo masuk dalam kelompok Kristen Kharismatik dan kelompok ini mendukung Prabowo 

Aliran besar berikutnya adlh Kristen Protestan atau Kristen tradisional. Kelompok ini banyak yg pro Jokowi . Kelompok Kristen Kharismatik adlh kelompok garis keras. Kelompok inilah yg secara ekspansif dan demonstratif melakukan kristenisasi. Untuk menjadi Kristen di kelompok kharismatik ini sangat mudah, tidak banyak syara. Begitu ada org tertarik dan "menerima Yesus", orang itu bisa langsung dibaptis (dengan cara diselamkan ke dalam kolam air). Tapi tidak demikian dg kelompok Kristen tradisional/Kristen Protestan yg pro Jokowi . Jika ada org yg mau mjd Kristen (tradisional), ia harus belajar dulu kekristenan selama satu tahun (istilahnya katekisasi) di gereja. Setelah dinyatakan lulus, barulah pendeta membaptis dan sah sebagai penganut Kristen. Krn syaratnya berat, banyak org non-Kristen yg akhirnya membatalkan diri mjd Kristen dan mengeluh: "Mau jadi Kristen kok susah sekali."

Tak banyak umat Islam yg mengetahui perbedaan aliran dlm Kristen seperti di atas. Umat Islam di sini menyamaratakan bahwa Kristen sama. Perbedaan di sini tak ubahnya dalam Islam, ada NU dan Muhammadiyah, atau ada Islam Wahabi, Islam Ahmadiyah, dll. Kristen Kharismatiknya HT dan Hasyim beda dg Kristen Tradisional yg sebagian besar dipeluk org Indonesia..dan beda agama dg Katolik jg. Tak banyak yg tahu bahwa Kristen Kharismatik punya mimpi menjadikan Indonesia spt Korea Selatan (Korsel). Yg separuh penduduknya kini penganut Kristen. Mereka mengklaim Korsel mjd negeri maju krn separuh warganya Kristen 

Pilpres 9 Juli bagi kelompok Kristen Kharismatik di Indonesia merupakan momentum penting yg harus dimenangkan. Melalui Prabowo yg jelas2 berasal dari keluarga Kristen, mereka (kelompok Kristen Kharismatik) menitipkan tujuannya. Bagi mereka, lbh mudah menggarap Prabowo daripada Jokowi yg didukung Islam tradisional (NU-PKB) yg sudah terlanjur besar dan kompak. Mereka jg sangat paham politik. Para elite politik parpol pendukung Prabowo adlh penganut politik pragmatis. Yg dukung Prabowo slalu berprinsip KUHP (kasih uang habis perkara). Sumber finansial Kristen Kharismatik sgt kuat. Karenanya jika Prabowo menang, maka posisi Prabowo sangat kuat. Partai2 pendukung akan dijadikan alat, bahkan kalau perlu ditindas

Sangat mungkin Prabowo pun akan dikristenkan kembali (Prabowo mualaf). Jika ini yg terjadi, maka tentu petaka bagi Indonesia dan Islam. Siapa yang berani melawan Prabowo? Menjadikan Indonesia seperti Korsel sudah di depan mata FPI ? PPP ?
 
Akhirnya, semuanya perpulang kpd umat Islam di sini. Jika Anda memang ingin menjadikan Islam sirna di bumi Indonesia, pilihlah Prabowo. Mari kita berkomitmen, selamatkan Indonesia dan Islam. Jangan keraskan hati kita 

Sekian kultwit kami...semoga kultwit ini tidak menambah pahit kopi yg kawan2 nikmati malam ini..

__._,_.___

Posted by: Al Faqir Ilmi <alfaqirilmi@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Posting Komentar