Minggu, 21 Agustus 2016

Re: [Media_Nusantara] Heboh Soal Tembakau

 

Jika saya menjadi PEJABAT TINGGI PEMERINTAH yang Menentukan ( misalnya sbg Perdana Menteri/Presiden / atau paling sedikit MENTERI KEUANGAN dan atau Menteri KOORDINASI EKONOMI dan PERINDUSTRIAN ..  dan tau Menetrri PERTANIAN DAN PANGAN .......Maka sebelum saya berindak atau melakukan suatu kebijaksanaan tertentu (Dalam hal ini tentang masalah Tembakau ) ...MAKA SAYA AKAN MENANYAKAN LANGSUNG KEPADA RAKYAT BANGSA INI  ..dan jka perlu melalaui PEMILU. 
PERTANYAAN SAYA  YANG SATU2NYA INI  kepada Masyarakat Bangsa  /Penduduk Negeri ini  berbunyi sbb :

>> PILIH SATU DARI 2 KEMUNGKINANAN :

1.  APAKAH  KALIAN ( Rakyat/ BANGSA  ) akan memilih dan mengutamakan diatas segalanya
      MAKAN YANG CUKUP atau ROKOK  ??
     Keterangan : >Makan yg cukup = Pemenuhan Kebutuhan Bahan Pangan POKOK se-hari2
                           > ROKOK =  Pemenuhan Kebutuhan  ROKOK
                          
* Pilihan hanya Satu dari Pilihan tsb dan tidak bisa digandeng !! Jalan Ketiga Tidak AD( Untuk Kesehatan dan Cukup Makan atau untuk Buang Uang dan Beaya Dokter 

SELANJUTNYA adalah DETAIL TECHNIS PELAKSANAAN  serta System Penyaluran Tenaga Kerja yang Systimatis dan Berencana ( Substisusi Politik Tenaga Kerja )  dng melalui PAYUNG HUKUM

marc.


2016-08-21 9:02 GMT+02:00 Lukman Wiyono wiyonolukman@yahoo.com [Media_Nusantara] <Media_Nusantara@yahoogroups.com>:
 

Heboh Soal Tembakau

Heboh, desakan dari orang2 yang menekan pemerintah untuk menaikkan harga rokok berkali2 lipat & agar industri tembakau dimatikan....
Saya menyimak aja isu ini, sambil ngopi & menikmati rokok hmmm nikmaaaat...

Nanti kalau negara gonjang-ganjing & terpuruk, karena tiap tahun kehilangan anggaran ratusan trilyun dari cukai rokok ((tepatnya dalam APBN 2016 adalah Rp. 141,7 trilyun) & jutaan pekerja serta petani disektor tembakau kehilangan penghasilan.. paling2 mereka yg teriak2 anti rokok, nanti akan teriak2 bahwa pemerintah tidak becus karena anggaran kurang & banyak pengangguran dll ....

Jadi ingat zaman orde baru, nasib petani cengkih.. duuluuu banyak daerah yg kaya krn cengkih, trus dimatikan dengan cara monopoli oleh BPPC yg dikendalikan oleh Tommy Soeharto.

Akibatnya petani cengkih hancur, harga cengkih pd industri rokok naik berlipat2 karena industri hanya boleh beli cengkih pada BPPC.Tapi harga itu tak dinikmati petani, krn BBPC dengan monopolinya menekan harga pada petani semurah mungkin, krn petani tidka boleh jual cengkih selain pada BPPC.

Akibatnya pertanian cengkih hancur, daerah2 yang tadinya kaya karena pertanian cengkih langsung terjun bebas, dan akhirnya produksi cengkih juga hancur, lama2 Indonesia yang tadinya ekspor cengkih, berubah menjadi negara pengimpor cengkih

Belum lagi berita media saat itu, dimana beberapa bank pemerintah yang remuk, karena BPPC tidak membayar kredit yang dikucurkan bank pada BPPC untuk membeli cengkih dari petani.
Padahal industri rokok sudah membayar pada BPPC dan berdasar berita koran waktu itu, banyak petani gulung tikar karena tidak dibayar oleh BPPC...

Demikian juga nasib petani kopi, karena dulu banyak disebarkan info tentang bahaya mengkonsumsi kopi, dan seterusnya..
Akibatnya petani kopi juga dihancurkan.. Indonesia yg tadinya meng-ekspor kopi, akhirnya terdengar kabar bahwa indonesia jadi negara yang mengimpor kopi... padahal kopi Indonesia itu rasanya khas dan disukai oleh konsumen diluar negeri

Sekarang setelah indonesia jadi importir kopi, mulai muncul info tentang banyaknya manfaat mengkonsumsi kopi

Tinggal menunggu sikap pemerintah dan DPR yang katanya wakil rakyat.. apakah mereka mau digiring dan tunduk, untuk membunuh industri & sektor pertanian yang menyumbang devisa puluhan trilyun dan menyediakan jutaan peluang kerja dan peluang berpenghasilan?

Atau jika nanti oleh kaum yang mengatasnamakan agama islam menyebarkan fatwa haram soal rokok & tembakau, apakah mereka tidak tahu bahwa larangan soal tembakau itu pertama kali dimaklumatkan oleh seorang kardinal (pemimpin gereja) di salah satu negara eropa pada abad 17, meskipun akhirnya hal itu dibatalkan, karena dianggap hal yang mengada2, karena menganggap budaya tembakau adalah budaya masyarakat (khususnya masyarakat indian) yang dikolonialisasi (diduduki/dijajah) yang saat kedatangan masyarakat eropa, penduduk asli itu tidak kristiani, karena mereka tidak/belum beragama kristiani dan atau belum mengenal kristus?




__._,_.___

Posted by: Marco 45665 <comoprima45@gmail.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (2)

Have you tried the highest rated email app?
With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.


.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Posting Komentar